Wednesday, 9 January 2013

BROMO Tidak Semanis Yang diceritakan Orang-orang


Tak ada yang pernah menceritakan dengan selengkapnya mengenai pahit manisnya bromo. Kebanyakan orang menceritakan hal yang manis saja tentang Bromo. Karena itu jugalah yang membuat kami tertarik untuk berpiknik kesana. Kami merupakan tim piknikkeluarga yang bertugas meliput Bromo, sehingga dapat memberikan informasi yang detil dan transparan mengenai Pegunungan Tengger. Tugas kami adalah menceritakan sebenar-benarnya, tanpa ada yang ditutupi sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahluk bumi yang ingin bertujuan kesana. Termasuk hal-hal yang berbahaya yang ditemui di TKP.

Tim piknikkeluarga berangkat dari Jombang pukul 19.00, setelah makan malam,sholat isya, kami berangkat dengan hati senang tentunya. Terutama anak-anak yang sudah tidak sabar untuk melihat laut. Btw, anak-anak sangat suka sekali dengan laut. Kami tidak menceritakan bahwa itu adalah lautan pasir yang tidak ada airnya. kami memilih berangkat malam, agar tidak perlu menginap di kawasan Pegunungan Tengger untuk menghemat pengeluaran. Ditengah perjalanan,tepatnya di Pasuruan, Pak Supir menghentikan di salah satu Pom Bensin untuk  beristirahat sejenak (2jam). Pom bensin nya cukup bagus, mushola yang bersih,dilengkapi kipas angin. Dan juga ruangan setengah terbuka berukuran 4x6 meter untuk tempat istirahat yang dilengkapi karpet dan kipas angin. Pak supir tertidur pulas di mobil ditemani penumpangnya yaitu Falah dan Jundii. Sedangkan penumpang lainnya memilih beristirahat di Musholah. 

Setelah istirahat, kami melanjutkan perjalanan dan tiba di lokasi pukul 01.30. Setelah parkir kendaraan, sudah ada yang menanti kami untuk menawari jasa penyewaan mobil Jeep dan jual perlengkapan udara dingin seperti topi,syal, sarung tangan,sarung kaki. Kami membeli 5 buah topi kupluk yang terbuat rajutan woll seharga @14.000. Sedangkan harga penyewaan mobil Jeep ternyata cukup mahal yaitu 600rb per paket dengan 4 lokasi yaitu : Penanjakan 2, Kawah Bromo, Bukit Teletubbies dan Pasir berbisik. Apabila hanya sampai kawah bromo dihargai 350 ribu. Itu belum termasuk penyewaan kuda. Jadi, kami mencoba mencoba mencari di tempat penyewaan lain. Siapa tahu ada yang lebih murah. Disana juga disediakan motor bagi yang suka tantangan dan sudah terbiasa mengendarai motor di jalanan sulit berpasir. 

Sebelum lanjut ke lokasi yang lebih tinggi, saya, valen dan ayah makan nasi dulu, supaya lebih bertenaga. Kami memang sengaja bawa bekal dari rumah sehingga bisa fleksibel apabila tiba-tiba kelaparan. Lanjut ke daerah yang lebih dekat dengan penanjakan, di tengah perjalanan kami berpapasan dengan penduduk untuk menanyakan rute perjalanan, dan diapun menawari jasa mobil jeep. Ternyata harganya sama dengan di tempat yang pertama. Dari pada kehabisan mobil Jeep. 
Kami memutuskan untuk menerima tawaran. Karena ternyata semua harga penyewaan mobil Jeep di Gunung Bromo adalah sama. ALias, tidak bisa ditawar apabila kita mengambil paket. Karena harga sudah ditentukan di Paguyuban. Dan itu cukup bagus sehingga tidak ada persaingan harga, dan kita tidak perlu repot menawar. Setelah mengenakan perlengkapan, pukul 3.00 kami mulai menaiki mobil jeep menuju Penanjakan.

Mobil jeep berhenti di penanjakan 2. Walau masih gelap, ternyata disana sudah banyak orang yang berkumpul. Dan banyak yang menawari jasa kuda. Saya heran, berdasarkan cerita di blog orang lain, kuda digunakan ketika kita menuju kawah. Tapi, kok disini sudah banyak yang menawari kuda. Karena kondisi gelap gulita tanpa penerangan kecuali senter, saya tidak mengetahui bahwa kita mesti mendaki lagi. Jadi, saya putuskan tidak menggunakan kuda. Lalu kami mulai berjalan dan berhenti sejenak di sebuah warung. Disana juga banyak orang yang berhenti sekedar untuk mengisi perut atau menghangatkan badan di perapian yang disediakan pemilik warung. Jundii memesan sebuah popmie yang cukup mahal yang seharga rp.8000. Mungkin harganya sudah termasuk fasilitas perapian. Lalu kami mencoba berjalan lagi, tampak remang-remang, ternyata kami perjalanan adalah mendaki yang kami tidak tahu mendaki sampai setinggi apa dan seterjal apa. Saya sambil mengendong adik bayi yang berusia 9 bln di temani valen berjalan duluan. Jalanan cukup licin dan cukup curam, kira di kemiringan 45 derajat dan cukup sempit, apalagi banyak kuda yang lalu lalang. Keadaan gelap gulita membuat medan menjadi lebih berat. Tapi kami mencoba terus berjalan dengan sekali-sekali beristirahat. Nafas terasa semakin berat karena, banyak sekali orang yang berhenti dengan nafas ngos-ngosan. Terutama orang yang berbadan besar. Untunglah valen masih kuat berjalan walau sekali-kali mengeluh karena kedinginan. 

Setelah berjalan 30 menit, kami tiba di warung kedua. Disana juga disediakan perapian. Kami berhenti sejenak sambil menunggu Ayah wi, Jundii dan Falah. Setelah menungu sekitar 10menit, mereka belum juga tiba, jadi kami memutuskan mendaki lagi. Kami berhenti untuk yang kedua kali ditikungan yang cukup luas. Disana juga banyak orang berhenti. Tiba ditempat tersebut, saya masih belum mengetahui, kami mesti berjalan berapa lagi, karena masih cukup gelap. Yang kelihatan hanyalah lampu-lampu mobil yang beriringan di bawah sana. 10 menit kemudian datanglah ayah wi, jundii dan falah. Jundii sedikit merengek karena kedinginan dan kecapean. Sedangkan falah masih tersenyum gembira. Kami putuskan untuk tidak mendaki lagi. Lagian banyak orang yang berhenti disana, dan tidak sanggup lagi naik keatas. Dan ada juga yang hampir pingsan. Matahari mulai menunjukkan sinarnya, dan pemandangan yang kami tunggupun tiba. 









Subhanalloh... kekuasaan Allah menciptakan bumi beserta keindahannya. Banyak orang yang mulai mengabadikannya. begitu juga kami. Namun sayang, beberapa kali jepret, hasilnya kurang memuaskan karena kualitas kamera yang kami miliki. Hari mulai terang, sehingga lokasi yang kami datangi mulai kelihatan dengan jelas. Ternyata kami mesti berjalan sekitar 45menit lagi untuk sampai ke puncak penanjakan yang paling tinggi. Dan kuda tidak dapat mengantar sampai puncak. Jadi, kuda berhenti  sekitar 50 meter dari tempat kami berhenti. Dan kita mesti naik tangga yang jumlahnya puluhan untuk sampai ke atas. Nah, cerita inilah yang tidak diungkapkan di blog-blog. Untuk sampai di puncak penanjakan ternyata tidak cukup menggunakan mobil jeep saja, mesti ada perjuangan lagi untuk menikmati matahari terbit. Dari tempat kami berhenti, matahari sudah cukup terlihat indah. Dan dengan perlahan kami mulai memperhatikan keadaan sekitarnya. Ternyata gunung Bromo juga kelihatan, begitu juga lautan pasir. ternyata lautan pasir itu berada di bawah penanjakan tepatnya di kaki gunung. 

Hari sudah mulai hangat, kamipun beranjak turun untuk melanjutkan tujuan berikutnya yaitu kawah gunung bromo. Kami mulai menuruni penanjakan yang ternyata tidaklah begitu terjal apabila dilalui dalam keadaan terang. Hanya saja jalanan agak licin terkena embun pagi. Jalanan tersebut tidaklah terlalu lebar, hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil seperti motor, kuda. Jalanan berpasir dan berbatu tersebut juga dipenuhi kotoran kuda. Jadi, saya sarankan agar menggunakan sepatu yang tertutup apabila tidak ingin terkena kotoran kuda. Dengan menaiki mobil jeep, kami mulai menuruni penanjakan menuju lautan pasir. Subhanalah ciptaan Allah. Hamparan pasir yang luas membentang mengelilingi gunung bromo. Disana sudah banyak mobil jeep yang berhenti. Untuk menaiki kawah gunung bromo, diperlukan perjuangan juga yaitu dengan berjalan kaki dari pemberhentian mobil jeep sejauh 1 km dan menaiki tangga yang berjumlah hampir seratus. Apabila ingin menghemat tenaga, perjalanan kaki bisa digantikan dengan kuda. Kuda yang ditawarkan seharga 50rb untuk sekali jalan. 

Sebelum menaiki kawah, kita dapat mampir terlebih dahulu d Pura. Pura merupakan tempat ibadah umat Hindu. Suku asli pegunungan Tengger adalah SUku Tengger yang mayoritas beragama Hindu. Tidak jauh dari parkiran mobil jeep terdapat orang berjualan makanan. Jadi, jangan kuatir akan kelaparan di gunung Bromo. Disana juga tersedia toilet. Sama halnya dengan jalanan di penanjakan, disini juga banyak kotoran kuda yang bertebaran, sehingga kita harus sedikit berhati-hati apabila melangkah.

Tujuan berikutnya adalah bukit teletubbies. Bukit teletubbies tidaklah terlalu tinggi. Bukit yang indah berbentuk batok kelapa yang ditumbuhi tanaman paku dan rumput kering. Warnanya menjadi indah karena kombinasi warna coklat dan hijau. Ada 1 bukit besar dan beberapa bukit kecil. Dan memang sangat mirip dengan perbukitan yang ada di flim teletubbies. Apalagi dengan permainan cahaya matahari, menambah menambah keindahan bukit sabana tersebut. Terakhir kami menuju pasir berbisik yang pasir nya lebih halus dan lebih bersih. Disinilah tempat Dian Sastro bermain flim. Makanya lautan pasir tersebut dinamakan "Pasir Berbisik" sesuai dengan judul filmnya. 
Di sini kami hanya berhenti sebentar karena Jundii, Valen dan adek Bayi sudah terlelap tidur kecapean. Sehingga yang turun hanyalah Ayah wi dan Falah, dan dokumentasi fotopun dibantu oleh supir jeep yang juga merupakan penduduk asli pegunungan tengger. 

Pukul 10.00 kami sudah menyudahi piknikkeluarga dengan tujuan Gunung Bromo. Berikut beberapa kesimpulan dari tim PiknikKeluarga

Biaya perjalanan:
Sewa Jeep paket lengkap (4 tujuan) = 600rb
Topi kupluk (5 buah) = 70rb
Popmie (2buah) = 16rb
Indomie telor goreng (2 mangkok) = 14rb
Aqua botol (1 buah) = 4rb

Total biaya di gunung Bromo <rp 1jt

Tips:
Anak-anak harus memakai baju dingin,topi,kaos tangan,sepatu dan kaos kaki. Syal tidaklah begitu perlu
Orang dewasa cukup menggunakan baju dingin,topi.
Senter
Kamera yang berkualitas, karena yang difotolah adalah sinar matahari
Apabila supir mampu mengendarai dan sudah terbiasa di medan berat, mobil jenis mpv mampu untuk sampai di 4 lokasi tersebut. 
Tidak perlu menggunakan kuda, karena akan lebih seru dan menantang.

34 comments:

  1. betul.. terutama bagi wisatawan muslim, sangat sulit sekali melaksanakan sholat subuh karena jadwal perjalanan naik menuju penanjakan itu dimulai sekitar jam 03.00 s/d jam 04.00 yang mungkin belum waktunya subuh.

    karena saya laki2, agak mudah melaksanakan sholat, cukup bermodal celana panjang sudah bisa sholat. setelah turun dari jeep dan naik kira2 200m saya menemukan lahan agak lumayan luas (bukan di jalan yg dipakai orang2 menanjak). akhirnya saya sholat beralaskan kain yang saya bawa dari rumah.

    saran:
    - bawalah alas seperti tikar, untuk alas sholat
    - sebelum naik jeep, usahakan sudah berwudhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sharingnya sangat bermanfaat! Itu juga yg saya pikirkan. Mengingat mungkin banyak kotoran kuda...apakah masih mungkin sholat di pasir beralaskan kain mas?
      Mksh banyak sharingnya

      Delete
    2. Jadinya sholatnya di tempat terbuka seadanya begitukah?tidak ada penutup lantai sama sekali? trus wudhunya bagaimana?toiletnya seperti apa?

      Delete
    3. Disana banyak toilet bersih kok

      Delete
  2. makasih sarannya mas visit indonesia

    ReplyDelete
  3. satu jeep boleh bawa 5 dewasa dan 2 kanak kanak (6 dan 11)?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru jawab ini ya..
      Cukup koq 5 Dewasa & 2 anak s.d. 12 tahun.
      Di depan 1 dewasa sama anak yg 6thn.. di belakang 4 dewasa + 1 yg 11thn.

      Delete
  4. wah sangat bermanfaat infonya. satu jeep 600rb yea??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.. itu paket 4 Tujuan.. Ke (1) Penanjakan, (2) Kaki Gunung Bromo, (3) Padang Rumput & (4) Pasir Berbisik.

      Info dari temanku, tarif masih Rp.600rb waktu dia ke sana akhir November 2013 ini.

      Delete
    2. Boleh minta kontak jeep nya? rencanya awal tahun akan ke Bromo, cm cari di internet harga sewa jeep sudah 1jtan. terima kasih :)

      Delete
    3. Mbak Janice, nomor hp sopir jeep gak aku simpan.. Tapi tenang aja, kalau sudah sampai Bromo pasti banyak yang menawarkan jeep koq.

      Masak sampai 1 juta mbak? Mungkin lagi high season. Semoga tarifnya gak naik mbak seperti info temenku yang baru naik ke Bromo bulan lalu.

      Delete
    4. Wah iya terima kasih infonya, saya belum pernah kesana jadi masih bingung untuk paket Bromo dari kota Malang. Blognya sangat membantu Mas, terima kasih.:)

      Delete
  5. hahaha..ini kayaknya yg posting salah venue..kalo di penanjakan 2 memang venuenya seperti itu mas..jalanan licin dan terjal..n viewnya g bgitu dapet.. coba deh ke penanjakan 1..lewat wonokitri mas,bukan lewat probolinggo..lebih nyaman,n view nya lebih bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kelihatannya salah venue. soalnya waktu kami minta diantar ke Penanjakan 1, yang sewakan jeep bilang Penanjakan 1 ditutup karena katanya ada potensi longsor atau apa gitu.

      Entah cuma trik atau bagaimana, soalnya sehabis mengantar kami ke Penanjakan 2, mobil jeep-nya turun lagi buat ngambil penumpang grup lain. Setelah selesai di Penanjakan 2, kami juga diminta menunggu karena penumpang grup yang lain itu diantar turun terlebih dahulu. Sebenarnya agak menjengkelkan juga, soalnya sudah bayar mahal-mahal ternyata masih harus berbagi waktu pemakaian jeep. Dan hal tersebut tidak diinformasikan terlebih dahulu sebelum terjadi transaksi sewa jeep.

      Mungkin kita harus memperbaiki budaya kita dalam berbisnis jasa pariwisata seperti sewa jeep di Bromo itu. Hindari menutup-nutupi suatu hal yang dapat mengecewakan pelanggan. Dengan begitu, wisata kita pasti dengan cepat berkembang.

      Btw. trims infonya @andika pratama, kalau ada kesempatan kembali ke Bromo, insya Allah saya akan memaksakan diri lewat Penanjakan 1.

      Delete
  6. ada yang salah dalam perjalanan anda, sewa jeep bromo dengan harga segitu harusnya anda ke pananjakan 1 bukan pananjakan 2. viewnya lebih bagus. kalau pananjakan 2 ndak ada yg di liat, kalau mau coba rute yang lebih bagus coba lewat jalur malang - tumpang - ngadas - jemplang - bukit teletubies - lautan pasir - pananjakan 1 - bromo - pasir berbisik - kembali ke ngadas. di jamin komplet : ada air terjun, ada rafting, kebun apel dll. harga sewa jeep nya hampir sama tapi dapt lebih banyak. kalau mobil mpv memang bisa di jamin kuat, tapi ndak akan di ijinkan masuk. karena ada peraturan gubernur yang melarang mobil non 4 x 4 untuk masuk kawasan bromo lautan pasir. untuk sholat di pananjakan 1 ada di siapkan satu tempat khusus untuk sholat, kalau pananjakan 2 ndak ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @malangtransindo..Terimakasih share informasinya.
      Sebelum berangkat ke Bromo saya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya soal rute menuju ke sana dengan bertanya ke teman2 yang sudah pergi ke sana naik kendaraan pribadi.

      Kebetulan start perjalanan saya dari Jombang, dan teman-teman saya rata-rata sudah pernah ke wisata ke Bromo.

      Salah satu teman saya bilang ada dua alternatif:
      1. Lewat Mojokerto-Mojosari-Pasuruan-Probolinggo
      2. Lewat Ngoro Jombang-Batu-Malang-Tumpang

      Kalau lewat Malang, katanya penunjuk arah jalannya kurang, terus nanti waktu memasuki pegunungan akan melewati jalan sempit dan berjurang-jurang. Jalannya cuma 1 jalur mobil dan kalau berpapasan, salah satu mobil harus mengalah mundur cari celah yang lebih lebar. Syerem juga kalau mobil harus maju-mundur dipinggir jurang.

      Dia juga kalau ke Bromo lewat Malang itu cuma berani naik sepeda motor. Kalau naik mobil apalagi bawa anak-anak disarankan lebih baik lewat Probolinggo saja.

      Mungkin @malangtransindo bisa menyampaikan informasi lebih detail lagi mengenai perjalanan ke Bromo melalui Malang-Tumpang-Ngadas-Jemplang. Mungkin informasi tsb dibutuhkan bagi teman-teman kita dari Kediri/ Blitar/ Nganjuk/ Madiun, Jombang, Tuban, Bojonegoro, dan daerah lain di bagian barat kota Malang yang berminat pergi ke Bromo melalui jalan darat. Atau mungkin @malangtransindo punya referensi situs yang memberikan informasi lengkap tentang wisata gunung Bromo.

      Terimakasih banyak sudah berbagi informasi.

      Delete
  7. sewa jeep 600 ribu satu mobil kan terserah mau diisi berapa ? aku pengen kesana sih sama temenku 3 orang tapi turis asing. kira* biaya nya nambah gak ya kalo sewa jeep untuk turis asing ?
    terus, apa mudah perjalanan ke area gunung bromo kalo pake mobil pribadi ? saya akan berangkat dari surabaya. Mohon infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jeep di sana maksimal ditumpangi 5 orang dewasa.

      Kalau untuk turis asing, saya pernah dengar katanya lebih mahal. Tapi kalau @Rahardian Shiro yang tawar-menawar harga langsung, kemungkinan bisa dapat harga segitu.

      Kalau ke Bromo naik mobil pribadi dari Surabaya relatif mudah, penunjuk jalannya jelas. Kalau saya waktu itu bermodalkan keberanian aja, tinggal cari penunjuk jalan ke Probolinggo.

      Setelah melewati kota Pasuruan dan sebelum masuk perbatasan Probolinggo, nanti ketemu penunjuk jalan ke Bromo (pertigaan ke kanan, kalau tidak salah nama daerahnya Tongas). Kalau di google maps namanya Jl. Raya Lumbang.

      Dari kota Probolinggo juga ada jalan ke Bromo, di google maps namanya Jl. Raya Bromo. Kalau dari Situbondo, Banyuwangi atau Bali boleh-lah lewat sini.

      Menurut komentar sebelumnya dari @andhika pratama dan @malangtransindo, lewat Malang bisa mendapatkan pengalaman yang lebih. Tapi saya tidak punya info yang cukup kalau lewat Malang.

      Terimakasih......

      Delete
  8. itu tarif jeep udah termasuk PP blum( kembali ketempat semula) ?

    tlong infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. itu tarif PP sampai kembali ke tempat semula...

      Delete
  9. kalau harga sewa jeep bromo yang lebih murah bisa langsung trip aja ke Tosari, Pasuruan
    ini ada rincian daftar harga sewa jeep

    route
    tosari-penanjakan=Rp.375.000,-
    tosari-penanjakan-bromo=Rp.425.000,-
    tosari-penanjakan-bromo-Ps.berbisik=Rp.550.000,-
    tosari-penanjakan-bromo-Ps.berbisik-pdng savana=Rp.650.000,-
    puspo-tosari-penanjakan-bromo=Rp.750.000,-
    puspo-tosari-penanjakan-bromo-Ps.berbisik-pdng savana=Rp.900.000

    for 1 jeep max.6 person domestik & 5 person for touris.

    JEEP PRICE DOES NOT INCLUDE ADMISSION TO THE AREA IN MOUNT BROMO TOUR
    PRICE TICKETS FOR ( HOLIDAY ) ; DOMESTIC = Rp.35.000/person
    TOURIST = Rp.317.500/person

    PRICE TICKETS FOR ( ORDINARY DAY ) : DOMESTIC = Rp.30.000/person
    TOURIST = Rp.217.500/person

    Call in 081216445594 / 085335558556

    ReplyDelete
  10. Mohon infonya, apakah kendaraan pribadi 4x4 bisa memasuki taman nasional bromo hingga penanjakan?
    Karena saya mendapat kabar bahwa saat ini warga terkadang melarang kendaraan jenis apapun untuk melintas (termasuk spek jeep 4x4).
    mohon pencerahannya. Trims.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kendaraan 4x4 dilarang turun Bunda.. kecuali ada event dari club yang harus disiapkan jauh hari dan ijin di pauyuban jeep tengger.. atau ketika peak season dimana paguyuban kehabisan jeep namun hanya mobil2 tertentu yang boleh masuk (offroad style).. 4x4 standar tetap ga boleh masuk

      Delete
  11. Mau liburan murah?, perpisahan sekolah / kelas juga study Tour juga Tour Instansi / Kantor. Kami Halo Indonesia Tour & Travel memberikan harga yang sangat murah dengan kualitas layanan di jamin memuaskan.

    - Kawah Ijen 1 hari Mulai dari Rp. 230.000 /pax
    - Gili Labak 1 hari Mulai dari Rp. 300.000 /pax
    - B29 1 hari + Body rafting Mulai dari Rp. 320.000 /pax
    - Tour Bali inap 1 Malam Mulai dari Rp. 550.000 /pax
    - Tour Bali inap 2 Malam Mulai dari Rp. 800.000 /pax
    - Tour Yogyakarta inap 1 Malam Mulai dari Rp. 315.000 /pax
    - Tour Gunung Kidul - Yogyakarta inap 1 Malam Mulai dari Rp. 550.000 /pax

    Harga yang kami berikan semua termasuk paket lengkap ( transport PP Jet bus, Hotel Bintang *** / ** tour leader, guide, makan selama tour, tiket wisata dokumentasi, benner tour, tol, parkir Dll )

    KAMI JUGA MENYEDIAKAN RESERVASI TIKET PESAWAT, KERETA API DAN HOTEL

    Informasi dan Reservasi
    Halo Indonesia Tour & Travel
    P. Sidokare Asri QQ.2 Sidoarjo - JAWA TIMUR
    081235618281 / 085730077308
    54E0B52 / 7ECC7D00
    www.halo-indonesia.com
    Anda bisa menghubungi kami melalui SMS, BBM, Ym Chat, Tlp, email semua 24 jam

    ReplyDelete
  12. Nampaknya memang rute ke Penanjakan tidak sampai ke puncaknya. Saya waktu ke sana sampai ke titik tertinggi menggunakana jip, dekat tower repeater dan jalan kaki cuma 100 m saja. Di Penanjakan 1, fasilitas sangat lengkap.
    Saya start dari Tasikmalaya nyetir sendiri. Rute via Tumpang. Sebelumnya pernah bersama rombongan via Probolinggo (Cemoro Lawang) dan memang via Tumpang lebih banyak alternatif pemandangan. Sewa jip 900rb seharian, mulai Penanjakan, Bromo, Teletubies, Pasir Berbisik, Jemplang, dan Coban Pelangi.
    Catatan perjalanan saya bisa click di link Menikmati Keindahan Sunrise di Bromo (Trip to Jatim day 3)

    ReplyDelete
  13. Terimaksih atas masukkannya... semoga ini menjadi lebih baik untuk kedepannya.

    ReplyDelete
  14. Permisi agan2 nama saya rinto 20th kbetulan saya sendiri berprofesi sbg penyedia sewa jeep bromo harga yg kami tawarkan berfariasi antra 600rbu untuk 2 lokasi (penanjakan 1 dan kawah bromo) dan 750rbu 4 lokasi (penanjakan 1, kawah bromo, bukit savana, dan pasir berbisik) info lebih lanjut hubungi 085746895203 trimakasih kami tunggu calling anda...

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks infonya gan. semoga wisata bromo makin diminati

      Delete
  15. Kami sekeluarga ada rencana liburan lebaran 2017 ini jalan2 ke bromo dg menggunakan jip pribadi
    1.apakah jip kami boleh masuk ke lokasi
    2.apakah ada biaya koordinasi kalo mebawa jip pribadi
    3 rencana kami masuk dr malang ke bromo lanjut bali. Apakah ada jalur pintas menuju banyuwangi

    Sebelumnya kami ucapkan terima kasih... kami sangat membutuhkan informasi tsb

    ReplyDelete
  16. Bromo Otix Guesthouse. More info. Terimakasih.

    ReplyDelete